hari Jum'at ber-Nasehat | @salimafillah

Hari #Jumat, hari ber #Nasehat. Moga senantiasa terinsyaf kita untuk indahkan ia dengan adab-adab Dalam Dekapan Ukhuwah;)

Bahkan insan seagung Asy-Syafi’i berpesan wanti-wanti: #Nasehat-i aku kala sunyi & sendiri. Jangan di ramai orang & khalayak jadi saksi.

“Sebab”, lanjutnya, “#Nasehat nan didengungkan di riuh insan, belum tentu manis terasa kebenaran. Hanya pasti pedih menyembilu perasaan.”

Inilah yang dikisahkan Harun ibn ‘Abdillah Al Baghdadi tentang gurunya, Ahmad ibn Hanbal. Lelaki nan sungguh tahu bagaimana me-#Nasehat-i

“Di satu tengah malam”, ujar Harun berhikayat, “Pintuku diketuk dengan lembut & terdengar ucapan salam yang pelan-perlahan.” #Nasehat

Kujawab salamnya, lalu kutanya, “Siapa di luar?” Sebuah suara teduh menjawab, “Ini Ahmad” Oh. Betulkah Guruku itu yang datang? #Nasehat

Kubuka pintu, Imam Ahmad masuk dengan langkah nyaris mengendap. Bakda melirik anak-anakku nan tertidur, dia bicara dalam bisik. #Nasehat

“Ada apa gerangan, kau hai pelita ummat berkunjung di waktu nan tak lazim ini?”, tanyaku. Dijawabnya dalam senyum, “Maafkan aku” #Nasehat

“Adalah kebiasaanmu, sefahamku, untuk masih terjaga di waktu seperti ini. Maka aku kemari sebab ada nan mengganjal dalam hati.” #Nasehat

“Apakah”, tanya Harun, “Ganjalan di hatimu itu tentang diriku nan hina ini?” Ahmad tercenung sejenak seakan berat tuk menjawab. #Nasehat

“Tadi siang”, ujar Ahmad sambil hela nafasnya, “Aku melihatmu sedang mengajar. Kau duduk di tempat yang dinaungi pepohonan,” #Nasehat

“Sementara itu, murid-muridmu bergidik menahan terik. Janganlah begitu saudaraku. Lain kali samakanlah rasa dengan para siswa.” #Nasehat

Harun terpekik, “SubhanaLlah! AstaghfiruLlah!”, tapi Ahmad menenangkannya sambil berpamitan. Harun tercenung kehilangan kata. #Nasehat

“Inilah Guruku nan mulia”, kenang Harun, “Bisa saja dia menegurku siang tadi di depan para murid. Baginya, #Nasehat sesuatu yang berat.”

“Ahmad tak ingin menjatuhkanku di depan para siswa. Bahkan dia pilih waktu untuk kunjungiku, di mana dia yakin aku belum tidur” #Nasehat

“Sementara seisi Baghdad terlelap. Dia bahkan tak ingin kehadirannya diketahui anak-isteriku, hingga #Nasehat-nya tak lukai wibawaku.”

Demikian contoh indah Adab ber-#Nasehat dari Asy Syafi’i, Ahmad, & Harun ibn ‘Abdillah. Moga di #Jumat ini menyatu dengan akhlaq kita 


—–
semoga bermanfaat temans,
mari kita hidup “LEBIH BAIK LAGI”

sila follow twitter Gurunda @salimafillah

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.